Jakarta, Triknews.com – Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al-Khaththath, menilai kalau aksi 313 yang akan dilaksanakan pihaknya dengan sejumlah ormas Islam lain sejalan dengan apa yang ada di dalam Al-Quran. Lebih tepatnya, mengenai angka 313, ada semacam petunjuk melalui salah satu surat dan ayat yang ada di dalam kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad itu.

Al-Khaththath mengklaim kalau aksi bela Islam yang akan dilaksanakan pada hari Jumat (31/3) esok itu, memiliki makna tersendiri bagi pihaknya.

Makna angka 313, menurut Al-Khaththath, seperti jumlah pasukan yang dipimpin Rasulullah SAW sewaktu Perang Badar sebagaimana ceritanya tercantum di dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 13.

“Yang itu diabadikan Allah SWT di dalam surat dan ayat Ali Imran Surat 3, jadi 313,” kata Al-Khaththath kepada wartawan saat berada di Aula Masjid Baiturrahman yang berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/3).

Walaupun hal ini tampak sekali proses cocokologi-nya (cocok-mencocokkan), tetapi Al-Khaththath tetap meminta kepada seluruh Umat Islam untuk berpartisipasi merasakan aksi massa seperti tercantum dalam al-Quran sebagaimana disebut tadi.

“Kami menyeru kepada umat Islam, mari kita merasakan yaitu surat 3 ayat 13,” kata Al-Khaththath.

Tidak lupa, Al-Khaththath mendoakan agar seluruh peserta aksi senantiasa berada dalam pertolongan Yang Maha Kuasa sebagaimana dahulu pasa masa Nabi pertolongan itu turun kepada pasukan Perang Badar.

“Kita memohon ampun peserta aksi dapat pertolongan Allah sebagaimana dulu ketika pasukan badar mendapat pertolongan Allah SWT,” kata dia.

Untuk diketahui, aksi massa yang dikenal dengan sebutan aksi 313 itu memiliki agenda long march dari Masjid Istiqlal, melewati jalan Merdeka Timur, lalu melewati Kedutaan Besar Amerika Serikat, Balai Kota, Jalan Merdeka Barat dan titik akhir di depan Istana Merdeka.

Ketika ditanya mengenai estimasi peserta aksi yang akan ikut, Al-Khaththath menargetkan sebanyak 100.000 orang, bahkan lebih.

“Kita sampaikan kepada Mabes Polri targetnya 100. 000. Mabes Polri tidak percaya, bisa 500 sampai 1 juta. Karena ini masalah hati nurani tidak bisa diperkirakan,” pungkas Al-Khaththath.