Jakarta, Triknews.com – Relawan Jokowi-JK Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan Rakyat (Amalan Rakyat) mengingatkan kepada para Badan Eksekutif Mahasiswa khususnya wilayah se Jabodetabek untuk tidak ikut-ikutan aksi 313 bersama Forum Umat Islam (FUI).

Sebab, mahasiswa harus bisa menghindarkan pada kegiatan yang berbau pada politik praktis. Pasalnya, aktivis Amalan Rakyat Frans Freddy ini mensinyalir gerakan aksi 313 kali ini sama seperti aksi sebelumnya 411, dan 212 yang kental bermuatan politis berhubungan dengan Pilkada bukan persoalan hukum.

“Aksi ini sebenarnya hanya ingin menyingkirkan Ahok selaku calon petahana di pertarungan Pilkada DKI dan ingin menonjolkan untuk menangkan Gubernur muslim. Jargon mereka kan sudah jelas, menangkan Gubernur muslim. Pintar-pintarlah mahasiswa untuk membaca situasi jangan mau ditunggangi,” ungkap Frans, Kamis (30/3).

Lebih lanjut, Frans meminta kepada panitia FUI jika tetap ngeyel berdemo 313 besok untuk tidak menyampaikan pesan-pesan berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) karena bisa memicu perpecahan sesama anak bangsa.

“Itu kan sifatnya provokatif. Kami harapkan tidak ada. Penyimpangan dari niat yang tulus dari penyampaian aspirasi nanti,” ujarnya.

Lebih jauh, Frans menghimbau kepada peserta aksi yang melenceng dengan kelompok FUI yakni Forum Syuhadah Indonesia yang memilih agenda di Gedung DPR RI. Dia pun berharap ditengah-tengah aksi mereka tidak ada penyusup yang memanfaatkan situasi.

“Ngapain juga sebenarnya aksi-aksi to sudah berjalan sidangnya dan tinggal menunggu keputusannya saja. Sebenarnya muara mereka bukan ke Ahok tapi ke Presiden Jokowi. Bisa saja kan lewat pintu Ahok dan berdampak pada elektabilitas Jokowi nanti saat bertarung di Pilpres. Pemesan aksinya harus diungkap siapa bohirnya, perlu ditelusuri,” tukas Frans.