Jakarta, Triknews.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menangkap Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al-Khaththath, karena yang bersangkutan ditengarai bermufakat untuk melakukan makar terhadap pemerintah yang sah.
Dari informasi yang beredar, Al-Khaththath ditangkap pihak yang berwewenang pada Kamis (30/3) malam. Dalam arti kata, yang bersangkutan sudah ditangkap sehari sebelum memimpin aksi 313 hari ini (31/3).
 
“Benar (ditangkap) atas tuduhan makar,” kata Argo sebagaimana dilansir laman CNNIndonesia.com hari ini.
 
Saat ditanya di mana posisi Al-Khaththath saat ini, Argo menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang berada di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk diperiksa lebih lanjut.
 
“Sedang menunggu di Mako Brimob. Masih menunggu pengacara untuk diperiksa,” terang Argo.
 
Dari pantauan Triknews.com, untuk menangani kasus Sekjen FUI ini, sejumlah pengacara dari Tim Pengacara Muslim sedang menuju ke Mako Brimob untuk melakukan pendampingan kepada Al-Khaththath.
 
Maka dengan ditangkapnya Al-Khaththath, aksi 313 yang akan berlansung hari ini dipastikan tanpa dihadiri oleh pimpinan ormas yang menggagas aksi massa itu.
Sebagai tambahan informasi, Al-Khaththath ditangkap di sebuah hotel di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Ia ditangkap bersama empat orang lainnya.
 
“Mereka ditangkap atas dugaan permufakatan makar, tapi berbeda dengan yang sebelumnya,” kata Argo.
 
Sebagaimana dilansir laman Detikcom, empat nama lain selain Al-Khaththath itu antara lain: Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha (mantan suami Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti), dan Andry.

Penangkapan itu sudah disertai barang bukti, berupa handphone, dan dokumen-dokumen lainnya.