Kuningan, Triknews.com – Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath Kamis (30/3) malam kemarin ditangkap polisi di kamar 123 Hotel Kempinski, depan Bundaran HI, Jakarta Pusat, bersama dengan beberapa orang aktor Aksi 313 lainnya.

Mereka yang berjumlah empat orang tersebut dibawa ke Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, Jawa Barat terkait dugaan tindakan upaya permufakatan makar di Aksi 313 yang akan digelar di dua tempat berbeda, yakni Depan DPR RI yang dipimpin oleh Panglima Besar Forum Syuhada Indonesia (FSI), Diko Nugroho, dan di depan Istana Merdeka yang dipimpin oleh Al Khaththath ini.

Namun ada yang unik dalam aksi tersebut, yakni lokasi penangkapan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath ini. Yakni di sebuah kamar hotel yang sangat mewah dengan sewa meningap per malam jutaan rupiah itu.

Menurut penelusuran Triknews, kamar 123 yang ditempati Al Khaththath tersebut masuk dalam kategori Kamar tipe Grand Deluxe. Jika melihat dari situs jual beli tiket hotel, Kamar Grand Deluxe berada di kisaran harga Rp4 jutaan per malam.

Ini adalah fasilitas penginapan yang sangat fantastis untuk sebuah Aksi umat yang katanya menuntut keadilan untuk pencopotan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sampai saat ini kasusnya dugaan penodaan agamanya masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Selain itu, jika mendengar uncapan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, penangkapan tersebut dilakukan tanpa perlawanan dari Al Khaththath cs karena dugaan permufakatan makar.

“Mereka ditangkap atas dugaan permufakatan makar,” kata Argo, Jumat (31/3).

Lantas mengapa mereka ditangkap di Hotel Mewah itu, apakah mereka bertemu dengan bohir atau investor aksi penggalangan massa dengan mengatasnamakan gerakan Bela Islam tersebut ?

Diketahui, Polisi menangkap 4 orang yang disebut menjadi otak Aksi 313 hari ini. Mereka diantaranya adalah
1. Al Khathath (Koordinator Aksi 313 Istana dan Sekjen Forum Umat Islam – FUI) ditangkap di hotel Kempinski kamar 123.
2. Zainudin Arsyad (Pimpinan GMPBBR)
3. Irwansayah (Wakil koordinator Aksi 313 di Istana)
4. Dikho Nugraha (Panglima Besar Forum Syuhada Indonesia – FSI, otak Aksi 313 di DPR RI)

Saat ini ada 1 Target Operasi (TO) yang bernama Andry yang sedang dalam pengejaran, dan dilaporkan posisi terakhir di berada di sekitar wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.